Senin, 14 Oktober 2013

KURBAN


Tidak terasa kita kembali memasuki bulan Dzulhijjah, salah satu bulan yang diagungkan dan menjadi salah satu dari empat bulan istimewa dalam Islam. Di bulan ini ada beberapa peristiwa penting yang biasa dilakukan oleh umat Islam. Salah satunya adalah penyembelihan kurban. Meski setiap tahun kita sebagai umat Islam peristiwa penyembelihan kurban salalu dilaksanakan, namun banyak sekali diantara kita yang tidak bisa memaknai dengan benar dibalik peristiwa tersebut. Maka perlu adanya kajian yang mendalam dan tulisan-tulisan sebagai pendorong bagi umat Islam untuk dapat memaknai peristiwa penyembelihan kurban yang selalu dilaksanakan setiap tahun itu.
Pengertian kurban menurut bahasa sesuai kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) adalah persembahan kepada Allah (seperti biri-biri, sapi dan unta yang disembelih pada Lebaran Haji). Selain itu juga mengandung pengertian pujaan atau persembahan kepada dewa-dewa. Sedangkan menurut wikipedia Arab, kurban adalah sesuatu, tumbuhan, hewan atau orang yang biasanya dipersembahkan kepada kekuatan-kekuatan yang diyakini manusia menintervensi kehidupannya, baik karena rasa takut atau cinta, dalam waktu-waktu tertentu. Pengertian lain juga bisa di emukan dalam al-Mu’jam al-Wasith:
اَلْقُرْبَانُ: كُلُّ مَا يَتَقَرَّبُ بِهِ اِلَى الَّلهِ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ ذَبِيْحَةٍ وَغَيْرِهَا
Kurban adalah semua hal, baik sembelihan atau lainnya, yang digunakan untuk mendekatkan (diri) kepada Allah.

Jadi bisa dikatakan bahwa istilah “Kurban” itu tidak hanya menunjuk pada hewan atau terkait dengan Hari Raya Adha saja karena sesuatu yang dikurbankan bisa bukan hewan dan pelaksananya tidak hanya pada Hari Raya Adha. Istilah yang terkait dengan Hari Raya Adha dan menunjuk pada hewan adalah Udlhiyah ( اُضْحِيَة ) yang bentuk jamaknya اَضَاحِيَ . Kata tersebut memiliki makna “kambing atau sejenisnya yang disembelih pada Hari Raya Adha”. Udlhiyah adalah binatang ternak yang disembelih pada Hari Raya Adha karena berhari raya demi mendekatkan diri kepada Allah. Ia merupakan syiar Islam yang syariatkan melalui Al-Qur’an, sunah Nabi dan ijmak (konsesnsus) umat Islam. Mengapa istilah “Kurban” lebih populer dikalangan umat Islam dan diserap dalam bahasa Indonesia dengan makna yang tidak tipikal Islam dan umat Islam? Dua peristiwa atau kisah Al-Qur’an (dua anak Adam dan Ibrahim beserta Ismail) agaknya menjadi jawabannya.
Q. S Al-Maidah ayat 27:
Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan korban, Maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). ia berkata (Qabil): "Aku pasti membunuhmu!". berkata Habil: "Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa".
Q. S As-Shaaffat ayat 101-102
101. Maka Kami beri Dia khabar gembira dengan seorang anak yang Amat sabar.
102. Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: "Hai anakku Sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" ia menjawab: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku Termasuk orang-orang yang sabar".
Kurban adalah semua bentuk ketaantan yang menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah, seperti shalat, puasa, sedekah, dan menyembelih binatang. Hanya saja, dikalangan umat Islam kurban kemudian banyak digunakan untuk menunjuk pada menyembelih binatang.
Kata “kurban” dalam Al-Quran disebut sebanyak tiga kali dalam tiga tempat yaitu surah al-Maidah ayat 27, al-Ahqaf ayat 28 dan Ali Imran ayat 183. Untuk persoalan hukum dikalangan jumhur ulama (Syafi’i dan Maliki), sunah mu’akad sedangkan Imam Hanafi mewajibkannya. Mungkin itu sedikit ringkasan, sebetulnya masih banyak persoalan tentang “kurban” yang harus banyak dikaji dan insya Allah bisa di tulis pada waktu yang lain.

Selasa, 01 Oktober 2013

Sukses itu harus berani bermimpi

"Masa depan adalah milik siapa yang
percaya pada keindahan mimpi mereka"
Kawan,
Mimpi bukanlah milik orang-orang
besar saja atau orang-orang yang Anda
anggap sudah ditakdirkan sukses.
Mimpi bisa diraih siapa saja. Dimulai
dari terwujudnya sebuah mimpi kecil.
Anda pun menjadi percaya, mimpi besar
pun dapat Anda raih. Semuanya dimulai
dari keberanian bermimpi dan
mempercayai mimpi.
Seperti seorang teman, ia sebenarnya
karyawan biasa yang sudah lama
memimpikan pergi ke Italy, karena ia
adalah fans tim sepakbola Italy dan
makanan Italy.
Jika dihitung secara matematis,
gajinya tidak mencukupi untuk
membayar tiket pesawat dan akomodasi
di sana. Tabungannya juga tidak cukup
sebagai jaminan untuk keluarnya visa
dari kedutaan Italy. Tapi inilah
kekuatan mimpi.
Siapa sangka, seorang kenalannya
tahun lalu mengajak ia menjadi
seorang pembimbing summer camp
anak-anak Indonesia di musim liburan
ini. Negaranya boleh ia pilih
sendiri. Dan tentu saja,negara
pilihan pertamanya adalah Italy.
Setelah melalui proses wawancara dan
menunggu selama 1 tahun karena
penuhnya posisi tersebut, ia pun
diterima sebagai pembimbing. Ia pun
terbang dan tinggal selama 1 bulan di
Italy, tanpa perlu mengeluarkan
biaya, malah mendapatkan uang saku!
Kawan, percayalah pada kekuatan mimpi.
Kalau mimpi Anda saat ini belum
terwujud, jangan menyerah! Segila
apapun itu, tetaplah percaya mimpi
Anda pasti akan menjadi kenyataan,
cepat atau lambat!
"Semua mimpi kita dapat menjadi
kenyataan, jika kita punya keberanian
untuk mewujudkannya" - Walt Disney
Kawan yang pemberani,
Banyak orang yang ingin sukses, tapi
hanya sedikit yang berani mengambil
risiko.
Larry Osborne pernah mengatakan
bahwa, "Hal paling mencengangkan dari
para pemimpin yang paling efektif
adalah betapa sedikitnya persamaan
dalam diri mereka. Tetapi ada satu
sifat menonjol yang mudah dikenali
yaitu kesediaan mereka menempuh
risiko."
Rasa takut akan membatasi seseorang.
"Hasrat untuk merasa aman menghambat
setiap usaha yang besar dan mulia,
sedangkan keberanian memberi pengaruh
sebaliknya," demikian kata Tacitus,
sejarahwan Romawi.
Keberanian akan membuka pintu pada
hal yang paling bermanfaat.
Keberanian bukan saja memberikan
permulaan yang baik, tetapi juga masa
depan yang lebih baik.
Ironisnya, tidak semua orang memiliki
keberanian untuk mengambil risiko.
Orang yang memiliki keberanian
sebenarnya juga mengalami ketakutan
yang sama besarnya dalam hidup
mereka. Satu-satunya perbedaan adalah
orang yang berani tidak memberi
peluang untuk mengkhawatirkan hal-hal
yang remeh.
Eleanor Roosevelt menegaskan, "Anda
mendapatkan kekuatan, keberanian dan
keyakinan dalam setiap pengalaman,
ketika Anda mulai benar-benar
berhenti merasa takut."
Kawan, katakanlah pada diri Anda,
"Saya telah berhasil mengatasi
ketakutan ini. Saya pasti mampu
menghadapi ketakutan berikutnya."
Kerjakanlah hal yang Anda sangka
tidak dapat Anda kerjakan dan lakukan
sesuatu yang selama ini Anda takuti
mulai hari ini.

Selasa, 03 September 2013

Kuraih Suksesku dengan Bismillah

"All Starts Today With Bismillah" Sebagai  seorang pelajar dan pengajar Muslim saya  diajarkan dalam setiap memulai aktivitas  hendaknya  selalu dimulai dengan ucapan Basmallah baik saat belajar,  mengajar sampai hal yang paling  kecil semua tindakan kebajikan dianjurkan dimulai dengan Basmallah,  karena apa yang kita kerjakan di muka bumi ini tak lepas semua hanya  atas ijin Allah SWT.   Ucapan  Basmallah itu sederhana namun seringkali seorang muslim lupa  mengucapkannya. Padahal maknanya jika diperhatikan sangatlah  menginspirasi utamanya untuk menggapai sebuah kesuksesan dunia dan  akhirat. Dari setiap hurufnya kita bisa menggali serta memaknai arti  Basmallah bagi langkah awal kita dalam melakukan setiap tindakan meraih  sukses yang penuh keberkahan. Namun yang patut kita pegang adalah  prinsip dimana setiap tindakan baik pasti akan memberikan hasil yang  baik, sementara perbuatan yang buruk pada akhirnya nanti akan memberikan  hasil yang buruk.  Pada kesempatan ini penulis ingin menggali setiap huruf yang penuh makna dari ucapan Bismillah sebagai motivasi diri penulis dan semoga bisa turut menginspirasi yang lain.
  1. B (BERKAH): Setiap pekerjaan dimulai dengan Basmallah karena kita  mengharapkan apa yang kita kerjakan akan selalu mendapat Keberkahan dari  Allah SWT. Berkah merupaka rahmat Allah SWT kepada hamba-Nya yang  selalu bersyukur kepada-Nya. Maka harapan kita untuk mendapatkan  keberkahan bukan hanya berharap akan hadirnya kekayaan material saja  tetapi juga diharapkan meningkatkan spritualitas kita. Sehingga semakin  kaya seseorang menjadikan kita hamba yang dermawan, semakin tinggi  jabatan semakin amanah mengemban aspirasi masyarakat, semakin populer  semakin dapat dijadikan panutan dan teladan bagi khalayak luas.
  2. I (IBADAH) : Sukses bukan berarti menghabiskan semua waktunya untuk  bekerja, sukses juga jgn sampai membuat kita lupa pada Dzat yang  memberikan kita kehidupan. Jadikan hidup kita bukan hanya sukses didunia  tapi juga sukses di akhirat. Bekerja bukan sekadar memenuhi kebutuhan  perut, tapi  untuk memelihara harga diri dan martabat kemanusiaan. Islam sangat  menghargai orang yang mau bekerja dan bukan sekedar meminta-minta tanpa  mau berusaha. Bekerja dapat bernilai Ibadah jika apa yang kita kerjakan  bersifat halal dan penuh dengan keikhlasa.
  3. S (SEDEKAH) :   Meraih sukses dengan Sedekah. Karena sedekah akan menumbuhkan dan  memberkahi harta  yang kita miliki. Masih banyak orang sukses yang lupa bersyukur padahal  mereka  telah mendapatkan banyak rizki dari Allah SWT.  Maka salah satu cara bersyukur yang tepat dan nyata  implementasinya adalah dengan bersedekah. Jika dipikir dengan logika,  sebagian dari kita berpikir semakin gemar kita  mengeluarkan harta (bersedekah) semakin berkurang harta kita, tapi  kenyataanya justru akan dilipat gandakan kekayaan kita dan jangan pernah  ragu akan hal itu karena semua adalah janji Allah SWT dan saya sudah  membuktikannya.
  4. M (MANFAAT): Boleh saja kita bekerja kerasa mencari kekayaan pribadi,  namun apa kita pernah berfikir apa yang kita kerjakan sudah memberikan  manfaat untuk orang lain atau belum ??? didalam agama yang saya pelajari  diajarkan bahwa  sebaik-baik orang adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Jadi  sudah seharusnya bagi kita yang ingin sukses selain mengejar kebahagiaan   bagi dirinya sendiri, juga  harus bisa menjadi jalan bagi  kebahagiaan orang lain. Bagaimana kita bisa memberikan solusi bagi permasalahan orang lain disekitar kita, baik itu masalah ekonomi maupun  permasalahan kehidupan yang lain.
  5. I (IKHTIAR): Ikhtiar merupakan usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan   hidupnya  baik material dan spiritual, termasuk juga kesehatan jasmani dan rohani  agar hidup bahagia di dunia dan akhirat. Ikhtiar harus dilakukan dengan  ikhlas dan sepenuh hati sehingga saat kita gagal, bukan putus asa yang  hinggap dalam diri kita tetapi menjadikan kita manusia yang pantang  menyerah untuk memperbaiki kekurangan dan kesalahan agar  kegagalan  tidak terulang dan pencapaian kesuksesan segera terwujud.
  6. L (LOW PROFILE): Rendah hati bukan berarti kita menjadi rendah diri.  Dalam menggapai sukses jauhkanlah sifat tinggi hati karena selain  membuat kita dijauhi dari pergaulan, juga membuat manusia menjadi lengah  dan menjadi cepat puas. Kita mengenal istilah "low profile" yang sering  diartikan dengan  bersahaja, sikap sederhana serta ramah terhadap orang lain. Didalam  Islam Low Profile ini saya lihat sangat mirip artinya dengan sifat  Tawadhu’ atau rendah hati, tidak sombong. Lebih jauh lagi sifat tawadhu'  berarti kita tidak melihat diri kita memiliki nilai  lebih dibandingkan hamba Allah yang lainnya sehingga tidak ada alasan  untuk kita menjadi pribadi yang tinggi hati dan sombong.
  7. A (AMANAH): Sangat penting dimiliki yaitu sifat Amanah bagi mereka yang ingin sukses, sifat ini akan menumbuhkan sikap memelihara dan menjaga apa  saja yang menjadi perjanjian atau tanggungan kita baik berupa benda nyata  atau yang bersifat maknawi. Saat kita diberikan kepercayaan oleh orang  lain jagalah kepercayaan itu sehingga tidak ada keraguan bagi orang lain  untuk bekerja sama dengan kita. Lebih dari itu Amanah tidak hanya menyangkut  urusan material  dan fisik saja. Setiap perkataan juga merupakan amanah. Beribadah pada  Allah SWT juga merupakan amanah. Memperlakukan sesama manusia secara  baik adalah  amanah. Merawat kesehatan tubuh kita juga amanah. Karena pada akhirnya  semua itu akan membawa kesuksesan dan kebahagiaan pada diri kita.
  8. H (HEBAT) : Jadikan diri kita pribadi yang luar biasa, sehingga  memiliki keseimbangan hidup yang akan menjadikan kita manusia yang  hebat.  Hidup ini sebentar bukan ??? karena itu lakukanlah hal yang  tidak sia-sia, jangan pernah berpikiran kesuksesan yang akan  mensejahterakan kita tetapi bagaimana kita bisa mensejahterakan orang  lain dengan kesuksesan yang kita punya. Saat itulah kita layak disebut  sebagai seseorang yang Hebat. Seseorang yang hebat juga haruslah  bersifat rendah hati, berpikiran positif, penuh inovasi, bertanggung  jawab, percaya diri, empati, penuh semangat dan pantang menyerah.
Lafazh "bismillahirrahmanirrahim" memberikan arti "Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.” Betapa sayangnya Allah pada kita maka sudah selayaknyalah kita membalas  kasih sayang-Nya dengan berbuat kebajikan pada setiap langkah hidup  kita. Semoga dengan memaknai huruf demi huruf dalam ucapan Bismillah  kita jadi lebih termotivasi untuk maju, menjadi pribadi yang sukses  sehingga dapat memberikan banyak manfaat untuk orang-orang disekitar  kita. Amin...

Senin, 01 Juli 2013

Surat Buat Pacarku

SURAT BUAT PACARKU : 

AKU HARUS CEPAT PU......MU

Pacarku kurenungkan hubungan ini cuma membuang waktu, uang habis untuk makan, nonton, padahal aku harus menabung buat melamar dirimu. Dan aku takut hubungan ini membawa ketidaknikmatan dalam menikah, gak ada serunya lagi karena sebagian rasa cinta yang memudar karena termakan waktu dalam hubungan ini, dan komitmenku sebagai cowok menjadi kecil karena menggampangkan urusan untuk naik kejenjang pelaminan. Bahkan bisa jadi setan akan menjerumuskan.

Aku bukan cowok yang jual janji, ini demi kebaikan, agar hubungan dihentikan namun berkomitmen untuk kelangsungan pernikahan yang aku targetkan tahun depan.

Dengan berhentinya hubungan kita, uang bisa ditabung, waktu bisa difokuskan untuk mencari pekerjaan halal, dan meningkatkan keahlian sebagai modal dasar APBN..hehehe.

Dengan berhentinya hubungan pacar, ini bukan mundur, namun bagi kita ini justru sebuah kemajuan melangkah.

Dan Dirimu bisa banyak waktu belajar memasak, waktu bagi dirimu bisa belajar menjadi seorang Istri Shalihah, dan bagaimana Sunnah Nabi dalam mendidik anak-anak kita.

Hubungan pacaran itu palsu, aku merasa tidak gentle, karena tidak adanya kepastian meminangmu, karena hanya menghabiskan waktu, bilang sayang..oh sayang, namun kata-kata tersebut hambar, huh emangnya aku cowok apaan?


Aku harus siap meminangmu lahir dan bathin, bukan berlama-lama kencan, sedangkan semua urusan butuh planning, perencanaan dan target, apalagi menuju mahligai Rumah tangga ?

Pahamilah pacarku, pacarku aku harus cepat pulang eh kembali kepada-Nya alias taubat..

Taubat, untuk memperbanyak ilmu, bukan berlama-lama menelepon dirimu, dan bicara mengobral janji kata-kata kosong, ternyata pacaran itu seperti memperbanyak dosa saja, padahal kita butuh pertolongan Allah untuk menghalalkan hubungan kita. Agar doa kita diijabah, lalu Allah memperjodoh kita dan menghalalkan hubungan aku dan dirimu dengan pernikahan.

Membangun keluarga Islami, sesuai Sunnah Nabi. Maafkan pacarku, sampai disini dulu, semoga Allah membimbing kita berdua, belajarlah taat kepadaku sebagai calon imammu, calon pemimpin yang kuat Islamnya, dan surat ini adalah komitmenku bahwa aku harus menuju perpisahan ini demi kebaikan hubungan kita berdua dalam keredhoan Allah, yaitu menikah.
Jangan merasa terlalu lama, pacarku. Rindu tertahan karena Allah, akan indah dijalani dalam pernikahan, tidak ada hambatan, tidak ada kekhawatiran, tidak ada kepalsuan, semuanya halal, halal dan halal, semoga Allah merahmati kita yang senasib dengan status ini, untuk mendapatkan perbaikan dalam hidup yang diredhoi Allah, Amin. Al Fatihah.

Selasa, 19 Maret 2013

Tentang Cinta



Detak jantung terus berlantun, langkah kaki tetap terpadu dalam lembaran penuh warna kehidupan, angan yang terpendam akan terwujud, cita-cita yang tinggi akan tergapai dengan usaha serta keriangan dan kesungguhan, itulah arti dari mencintai diri sendiri, jika kita mencintai seseorang, kita akan senantiasa mendo’akannya walupun dia tidak berada pada sisi kita. Tuhan memberikan kita dua buah kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua mata untuk melihat dan dua telinga untuk mendengar, tetapi mengapa Tuhan hanya menganugrahkan sekeping hati kepada Qta, karena Tuhan telah memberikan sekeping hati lagi kepada seseorang untuk Qta mencarinya, itulah cinta. Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal, jika kita masih mau mencoba, jangan sesekali menyerah jika Qta masih merasa sanggup, jangan sesekali mengatakan Qta tidak mencintainya lagi jika Qta masih tidak dapat melupakannya. Cinta datang kepada seseorang yang masih mempunyai harapan, walaupun mereka pernah dikecewakan, kepada mereka yang masih percaya walaupun mereka telah dikhianati, kepada mereka yang masih ingin mencintai walaupun mereka pernah disakiti sebelumnya dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangun kepercayaan. Mungkin Tuhan menginginkan Qta bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, Qta harus mengerti bagaimana berterimakasih atas karunia tersebut. Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu berubah menjadi emas, keruh berubah menjadi bening, sakit menjadi sembuh, derita menjadi nikmat dan kemarahan menjadi rahmat. Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintai Qta, tetapi lebih menyakitkan mencintai seseorang tetapi Qta tidak punya keberanian untuk menyatakan cinta itu kepadanya. Seandainya Qta ingin mencintai atau memiliki hati seseorang ibaratkanlah seperti menyunting sekuntum mawar merah. Kadang kala Qta mencium harumnya mawar tersebut tetapi ada kalanya Qta merasakan bisa duri mawar itu menusuk jari. Kadangkala Qta tidak menghargai orang yang mencintai Qta sepenuh hati sehingga Qta kehilangannya, pada saat itu tiada guna lagi penyesalan yang perginya tanpa berkata lagi. Cintailah seseorang atas dasar siapa dia sekarang dan bukan siapa dia sebelumnya. Kisah silam tak perlu diungkit lagi sekiranya Qta benar-benar mencintainya setulus hati. Hati-hati dengan cinta, karena cinta juga dapat membuat seseorang yang sehat menjadi sakit, orang gemuk menjadi kurus, orang normal menjadi gila, orang kaya menjadi miskin, raja menjadi budak, jika cintanya itu disambut oleh para pecinta palsu. Kemungkinan apa yang Qta sayangi dan Qta cintai tersebut menyimpan keburukan didalamnya, dan kemungkinan apa yang Qta benci tersimpan kebaikan didalamnya. Cinta kepada harta artinya bakhil, cinta kepada perempuan artinya alam, cinta kepada diri sendiri artinya bijaksana, cinta kepada mati artinya hidup dan cinta kepada Tuhan artinya taqwa.


Cinta bukanlah kata yang murah dan lumrah tetapi cinta dalah anugrah Tuhan yang terindah dan suci, jika manusia dapat melihat dan menilai kesucian. Bercinta memanglah mudah, untuk dicintai juga memang mudah, tetapi untuk dicintai oleh orang yang Qta cintai itulah yang sukar diperoleh.

Jika kehadiran cinta sebenarnya untuk mengecewakan lebih baik cinta itu tak pernah hadir karena cinta sesuatu yang membawa keindahan dan kebahagiaan dalam hidup. Cinta itu seperti kupu-kupu dikejar tambah lari, tapi kalau dibiarkan terbang ia akan datang disaat Qta tidak mengharapkannya. Cinta dapat membuatmu bahagia tetapi sering juga bikin sedih tapi cinta baru berharga bila diberikan kepada seseorang yang menghargainya. Jadi janganlah terburu-buru dan pilih yang terbaik. Cinta bukan bagaimana menjadi pasangan  yang sempurna bagi seseorang tapi bagaimana menemukan seseorang yang dapat membantu menjadi dirimu sendiri.
Jangan pernah bilang I Love U kalau Qta tidak pernah perduli, jangan pernah membicarakan perasaan yang tidak ada, jangan pernah menyentuh hidup seseorang kalau hal itu hanya untuk menghancurkan harinya, jangan pernah menatap matanya jika semua yang dilakukan Qta hanya untuk berbohong, hal paling kejam yang dilakukan seseorang kepada orang lain ialah membiarkan seseorang jatuh cinta sementara Qta tidak berniat untuk menangkapnya.